Contoh Presentasi

KreasiPresentasi

Cara Presentasi

Kreasi Presentasi

Slide Presentasi

Kreasi Presentasi

Presentasi Power Point

Kreasi Presentasi

Buat Presentasi

Kreasi Presentasi

Photobucket

Jumat, 23 September 2011

Menampilkan Slide Presentasi di Blog

Anda seorang yang mudah menyampaikan ide dengan presentasi?dan anda ingin menampilkan slide presenatasi anda bisa ditampilkan di blog anda??

Maka, mudah-mudahan postingan saya kali ini berguna. Memang aplikasi khusus dari wordpress untuk menampilkan slide presentasi (.ppt / .pptx), tidak, yang ada juga hanya untuk menginput file presentasi di blog, untuk diunduh, tapi tidak ditampilkan. lalu gimana dong caranya??

Tentu saja, ada pihak ketiga yang bisa menyediakannya, yang mudah dan sudah saya gunakan adalah slideshare.net. SlideShare adalah sebuah situs untuk berbagi (sharing) dokumen/file presentasi. Gampangnya jika youtube adalah tempat sharing video, maka slideshare adalah tempat sharing slide presentasi. jadi kita bisa memanfaatkan slideshare ini untuk menampilkan slide presentasi kita di blog. berikut adalah langkah-langkahnya :

  • Bukan halaman slideshare.net , lalu sign-up dan buat account
  • Setelah sign up, sign in dan masuk ke halaman upload, kemudian pilih upload publicly (jika anda ingin sekalian mem-publish-nya.

  • Lalu pilih file presentasi yang ingin anda share (format yang bisa diupload : pdf, ppt, pps, pptx, ppsx, pot, potx (Powerpoint); odp (OpenOffice); key, zip (Apple Keynote))
  • Setelah di upload, anda bisa memberikan tags dan description kepada slide presentasi tersebut.

  • kemudian masuklah ke halaman slide anda. Di halaman slide anda, di sebelah kiri slide presentasi anda, ada beberapa kotak twitter, facebook, wordpress, dan blogger (lihat gambar). Pilih kotak wordpress jika anda pengguna wordpress. kemudian copy embed code-nya (lihat gambar).

  • Lalu masuk ke account blog anda, lalu buat post/page baru.
  • Masuk ke editor HTMLnya, lalu paste script embed yang anda copy tadi
  • Berikan tambahan penjelasan di post anda jika memang di butuhkan, lalu klik publish.
  • dan selesailah!!

anda bisa membuatnya dipostingan tertentu dan/atau dihalaman tertentu.



pastipanji.wordpress.com/

Tiga Kunci Membangun Slide Presentasi "Startup"

Para pendiri startup, baik yang baru saja mendirikan "mimpi" maupun yang mulai mengembangkan perusahaannya, pasti membutuhkan modal cukup besar untuk menjalankan dan mempertahankan apa yang telah dibangunnya. Salah satu cara untuk mendapatkan modal adalah melakukan pitching dengan investor.

"Pitching is half exciting and nightmare," ujar Bernadus Sumartok, founder of Presentonomics.com ketika membagi ilmunya tentang presentasi di hadapan peserta #StartUpLokal meetup V.13 di Gedung TransTV, Jakarta, Rabu (11/5/2011) malam.

Menurutnya, pitching bisa jadi sangat menumbuhkan semangat karena pengusaha akan bertemu dengan investor, namun akan menjadi mimpi buruk apabila presentasinya tidak maksimal. Oleh karena itu Sumartok membagikan cara membangun slide presentasi sederhana namun dapat menarik perhatian investor saat pitching.

Ia membaginya kepada tiga bagian besar, yakni : Mind of The Time (pembagian waktu), Content is King (isi presentasi adalah raja), dan Visual (betapa visualisasi sangat mendukung presentasi).

Pertama, Mind in Time, atau pembagian waktu bisa dilakukan dengan cara memilah mana yang tidak penting, penting, dan maha penting. Lalu fokuskan pembahasan slide kepada produk, bukan latar belakang atau profil perusahaan. Ketika menjelaskan produk tersebut, lebih baik menunjukkan daripada mengatakan, karena audience lebih tertarik melihat produk langsung dibandingkan mendengar cerita. Idealnya, dalam 15 menit presentasi hanya terdiri dari 12 hingga 20 slide presentasi, maka manfaatkan dengan optimal.

Ke-dua, dalam hal Content Is King. Struktur Ideal bagi startup ketika pitching adalah membahas konten-konten yang dimulai dari perkenalan tentang perusahaan dan tim, lalu dilanjutkan dengan menjelaskan peluang dan kompetisi dalam industri, menjelaskan bisnis model, menyediakan question and answer, juga memberi solusi dari permasalahan yang terjadi di sekitar pengguna startup tersebut. Namun atur semua informasi penting tersebut menjadi informasi sederhana yang mudah dimengerti audience. "Keep it simple slide," ujar Sumartok.

Ketiga, tentang Visual. Sumartok menyarankan agar presentasi menggunakan gambar yang besar dan resolusi tinggi, bukan gambar kecil dan resolusi rendah. "Kalau perlu penuhi semua layar slide dengan gambar agar jelas," ungkap Sumartok.

Ia menambahkan, penggunaan clip art dalam presentasi artinya tidak professional sehingga ia menyarankan agar jangan menggunakan clip art. Jangan lupa untuk memberikan white space yang cukup pada gambar agar ada ruang untuk memasukkan tulisan yang memperkuat gambar. Lalu untuk jenis huruf,dalam satu slide, usahakan agar tidak lebih dari dua jenis huruf dan untuk penulisan angka sebaiknya menggunakan jenis huruf Arial karena lebih jelas terlihat.


KOMPAS.com -

Menambahkan Backsound pada Slide

Untuk menyampaikan ide, gagasan, atau laporan di rapat atau forum pertemuan, banyak cara dan alat peraga bantu yang dapat digunakan. Bisa berupa makalah, risalah laporan, cuplikan video, kliping koran, tren grafik, dan file presentasi dengan memanfaatkan software tertentu. Untuk pengguna sistem operasi Microsoft Windows, umumnya menggunakan program Microsoft Office Powerpoint.

Powerpoint adalah salah satu program yang ada dalam Microsoft Office. Powerpoint dapat dioptimalkan penggunaannya untuk membuat presentasi yang indah, powerfull dan mendukung transfer informasi sesuai dengan rencana dan tujuan komunikan. Slide-slide yang ada dalam Powerpoint dapat dilengkapi tidak saja dengan teks standar, namun juga dapat diperkaya dengan potongan video (video clip), tabel, grafik, gambar, maupun suara.

Lalu, bagaimana menambahkan suara (backsound) pada slide presentasi Powerpoint 2007? Berikut ini tutorial singkatnya.Untuk menambahkan suara pada slide presentasi Powerpoint 2007, langkah pertama, buatlah file powerpoint kemudian buat beberapa slide pada powerpoint. Ilustrasinya seperti gambar berikut:

area kerja microsoft office powerpoint 2007

Area Kerja dan Slide Powerpoint 2007

Kita fokuskan perhatikan pada slide nomor dua, terutama pada gambar yang ada lingkaran berwarna merah. Jika icon disorot, akan muncul tulisan Insert Media Clip. Icon ini berfungsi mengaktifkan fitur untuk menambahkan video clip pada slide powerpoint 2007, namun dapat juga kita atur untuk menambahkan file musik (suara latar) ke dalam slide file presentasi kita. Klik icon ini untuk mengaktifkan jendela menu berikut ini:

“]memasukkan video atau musik ke slide powerpoint 2007

Insert Media Menu [Video dan Musik

Pada tampilan jendela menu, carilah lokasi di mana Anda menyimpan file musik Anda. Jika Anda sudah menemukan lokasi simpan file Anda, jangan kaget jika file yang Anda cari tidak ada di lokasi simpan tersebut. Untuk memunculkan file-file, klik tanda panah (yang dilingkari warna merah) yang ada di zona sebelah kanan File name:, lalu sorot opsi All Files (*.*). Setelah file-file musik Anda muncul, klik salah satunya, lalu klik tombok OK. Akan muncul jendela konfirmasi seperti berikut:

opsi aktifkan sisipan musik atau suara slide powerpoint 2007

Jendela Konfirmasi

Jendela konfirmasi ini untuk mengatur bagaimana musik (backsound) diaktifkan ketika slide powerpoint yang disisipkan musik (suara) kita munculkan. Pilih salah satu opsi. Jika opsi Automatically yang dipilih, maka suara akan aktif (diputar) secara otomatis jika slide diaktifkan. Sedangkan jika memilih When Clicked, maka suara akan aktif jika gambar speaker warna kuning pada slide, kita klik.

Jika langkah-langkah di atas dijalankan, maka pada slide powerpoint 2007 yang disisipkan file musik (suara) akan terdapat gambar speaker kuning. Cobalah aktifkan slide powerpoint dalam tampilan Slide Show (bisa dengan menekan tombol F5) dan pada slide yang disisipi file suara klik gambar speaker kuning untuk mencek apakah file suara sudah dapat berjalan baik.

Minggu, 15 Mei 2011

TIPS MENYUSUN PROPOSAL DAN PRESENTASI SUKSES

Petunjuk praktis untuk para manager

Proposal dan presentasi dapat membuat kesepakatan berhasil atau gagal. Proposal dan presentasi yang bagus akan mewujudkan strategi penjualan sukses yang menunjukkan suatu pemahaman akan kebutuhan klien dan suatu kemampuan untuk melampaui harapan ketika kesempatan diberikan.

Proposal yang gagal memenangkan kesempatan sering kali kekurangan tema yang konsisten tidak menunjukan perbedaan yang jelas vendor dan pesaing lainnya. Proposal tidak persuasif dalam menyampaikan kualitas yang meyakinkan klien tentang keunggulan vendor. Proposal atau persentasi yang ditulis secara buruk membuat anda terlihat tidak rapi, tidak menarik, dan tidak berkualifikasi maka klien berasumsi Anda akan melakukan hal yang sama, jika ditulis dengan baik maka akan membuat Anda memperteguh kepercayaan kepada klien dalam kerja sama yang sukses.

Proposal dan presentasi Anda menggambarkan Anda sama seperti pesaing Anda atau mengangkat status Anda di atas yang lainnya. Ketika klien dihadapkan dengan keputusan antara “cukup baik” dan “luar biasa”, mana yang Anda pikir akan ia pilih? Pahami pendengar dan bicara langsung untuk memudahkan kerjasama, Tentukan tema proposal. Uraikan pesan tersembunyi milik klien dan cari cara untuk menenjukan kelebihan Anda. Ambilah kesempatan untuk menyorot pengalaman dan kualifikasi Anda dalam konteks akan menguntungkan klien. Bersikaplah meyakinkan,tetapi tetaplah pada point yang jelas, ringkas, dan terorganisir. Absahkan komitmen Anda terhadap kualitas dengan memberikan klien kemudahan. Ikutilah petunjuk seolah kesepakatan bergantung padanya. Maka proposal dan persentasi Anda akan memainkan peran besar dalam stategis penjualan yang sukses untuk menulis proposal dan persentasi yang bermutu.

A. Tujuan dan Manfaat Pelatihan

1. Mengerti cara membuat proposal dan persentasi yang bemutu

2. Menciptakan stategi yang efektif dalam memenangkan persetujuan di tempat klien.

3. Membangun hubungan serta memudahkan kerjasama antar perusahaan

4. Meningkatkan kemampuan dan kinerja Anda secara dramatis

5. Mampu membangun mindset of success dalam bekerja.

B. Materi

I. Kembangkan Strategi Unggul

1. Dapatkan persetujuan sejak awal

2. Libatkan para ahli

3. Rincilah kualifikasi Anda

4. Tegaskan pernyataan yang berani

5. Gunakan pengesahan untuk mensukseskan kasus Anda

II. Tulislah secara jelas, ringkas, dan terorganisir

1. Aturlah materi apa adanya

2. Gunakan banyak judul dan subjudul

3. Sampaikan semua subpertanyaan secara individual

4. Jawablah setiap kali pertanyaan itu muncul

5. Buatlah diri Anda terdengar seperti seorang teman yang memiliki banyak informasi

C. Durasi

Lama Pelatihan adalah 8 jam/ 1 hari

D. Waktu dan Lokasi

Tanggal 15 Juli 2009 di Hotel / Office Building

E. Investasi

  • Rp. 1.100.000/peserta (sudah termasuk modul dan sertifikat)
  • Bonus Flashdisk 2GB berisi materi training

F. Metode Pelatihan

  1. Pemaparan materi menggunakan modul yang disesuaikan dengan output/ tujuan pelatihan ini.
  2. Penyampaian materi diberikan dengan metode pengalaman, sehingga dapat sesuai dengan kondisi lingkungan kerja di perusahaan Anda.
  3. Pemaparan materi menggunakan media Visual, Auditory, dan Kinestethic peserta.
  4. Penyampaian materi selalu dibawakan dengan pendekatan Spiritual dan Emotional.
  5. Penyampaian materi untuk menciptakan persepsi baru yang dapat merubah mindset dan pemahaman peserta pelatihan.

GAME, PERSONAL ASSESSMENT and PRESENTATION

G. Peserta

Mereka yang secara sadar ingin menjadi atau meningkatkan profesionalisme dalam bekerja, seperti Sekretaris, administrator, office manager, Supervisor SDM , manajer SDM, kabag atau pimpinan tim/ unit kerja.

H. Fasilitator

Fhierly Husein, S.Psi
Sarjana Psikologi lulusan Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran (lulus 2002) telah mendedikasikan pengetahuan dan keterampilannya melalui kehidupan profesional sebagai seorang trainer sejak duduk di bangku kuliah. Aktif sebagai trainer di beberapa provider training dijalaninya sebelum bergabung dan mengelola fungsi training di salah satu perusahaan multinasional terkemuka – (Yamaha Musical Products Indonesia; 2002-2004). Tantangan untuk membangun system pengembangan SDM di salah satu perusahaan nasional terkemuka dijalaninya dengan menjadi seorang trainer dan praktisi SDM hingga saat ini (Trakindo Group; 2004-sekarang). Berbagai materi training yang pernah disampaikan selama lebih dari 6 tahun kariernya; beberapa diantaranya :
Identifikasi Kebutuhan Training, Bagaimana Menyusun Program Training yang Efektif, Evaluasi Training, HR for Non HR, Training for The Trainers, Effective Presentation Skill, Behavioral Event Interview, Coaching for Performance, Supervisory Training, HR for Non HR, HR for Beginner, Competency; Theory & Implementation, Communication Skill, Telephone Courtesy, Effective Recruitment & Selection Technique dsb.
Berbekal pengalaman dalam menyusun dan mengembangkan sistem dan prosedur HRD & PDOD membuat materi yang disampaikan tidak hanya sebagai tataran teoritis belaka, namun menjangkau implementasdan kendalanya.

I. Susunan Acara

08.00 – 08.30 Pendaftaran dan registrasi peserta

08.30 – 10.00 Materi/ Sesi I -

Kembangkan strategi unggul

1. Dapatkan persetujuan sejak awal

2. Libatkan para ahli

3. Rincilah kualifikasi Anda

4. Tegaskan pernyataan yang berani

5. Gunakan pengesahan untuk mensukseskan kasus Anda

10.00 – 10.15 Rehat

10.15 – 12.00 Materi/ Sesi II -

Tulislah secara jelas, ringkas, dan terorganisir

1. Aturlah materi apa adanya

2. Gunakan banyak judul dan subjudul

3. Sampaikan semua subpertanyaan secara individual

4. Jawablah setiap kali pertanyaan itu muncul

5. Buatlah diri Anda terdengar seperti seorang teman yang memiliki banyak informasi

12.00 – 13.00 Rehat – makan siang

13.00 – 15.00 Personal assesment dan presentasi kelompok

15.00 – 15.15 Rehat

15.15 – 16.00 Evaluasi presentasi kelompok.

16.00 Penutupan acara.

Formulir Permintaaan Informasi Lanjutan / Pra-Pendaftaran Public Training
  1. INFORMATION OPTIONS
  2. (required)
  3. (required)
  4. PERSONAL DATA
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. PRE REGISTRATION DATA (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. MESSAGE FOR TRAINING PROVIDER


http://www.informasi-training.com/

Minggu, 16 Januari 2011

7 tips agar anda sukses dalam presentasi


Point 1 : Untuk meyakinkan pendengar, jangan memilih cara inkonvensional (tidak lazim), tapi sampaikan presentasi yang “berisi” agar bisa difahami oleh pendengar.

Hal yang sangat penting dalam memberikan presentasi, adalah kemampuan persuasi dari materi yang disajikan. Hindarkanlah memakai trik atau cara inkonvensional yang kurang perlu, agar tidak mengurangi reliability dari materi yang disampaikan. Jika pendengar presentasi anda terdiri dari para ekspert, presentasi yang bersifat “menyerang”, “straight”, “smash” lebih efektif. Sebalikya, jika cara presentasi anda terlalu bertele-tele, berakibat menurunnya konsentrasi ekspert pendengar yang berusaha memahami penelitian anda. Untuk meningkatkan reliability, tidak ada jalan lain kecuali meningkatkan mutu dari materi yang dipresentasikan. Untuk itu, sebelum melakukan presentasi, diperlukan kerja keras untuk memilih, merangkai materi yang akan disajikan.

Salah satu cara yang sering ditempuh, adalah memberikan penekanan pada isi yang dianggap penting. Misalnya mengatakan “Temuan yang paling penting dalam penelitian ini adalah ….”, selanjutnya diikuti dengan penjelasan bagian yang dimaksud. Cara lain misalnya dengan beberapa kali memperlihatkan data yang penting, agar pendengar memberikan perhatian lebih terhadap data tsb. Dengan cara tersebut, ide anda dapat tersampaikan secara efektif pada pendengar.

Point 2 : Faktor penting dalam presentasi adalah keseluruhan ide yang disampaikan harus dapat difahami oleh pendengar

Dalam presentasi, sangat penting bahwa ide yang disampaikan dapat difahami secara keseluruhan oleh pendengar. Untuk itu, saat menyiapkan slide, pada bagian awal jelaskan item-item apa saja yang akan dibahas. Selanjutnya jelaskan secara detail masing-masing item tersebut. Hal yang sama dilakukan juga saat menjelaskan tiap item/sub bahasan. Pertama-tama jelaskan secara singkat hal apa saja yang akan dibahas, baru diikuti dengan penjelasan detail masing masing sub bahasan.

Misalnya anda ingin menjelaskan karakteristik metode yang anda teliti. Pertama-tama jelaskan ada berapakah karakteristik dari metode tsb. Setelah itu, diikuti dengan menjelaskan masing-masing karakteristik tersebut secara berurutan dan terstruktur.

Jika anda menjelaskan hasil eksperimen, pertama-tama jelaskan bagian terpenting dari hasil tersebut dengan kalimat yang sederhana dan mudah ditangkap. Baru kemudian siapkan slide yang menjelaskan secara detail karakteristik hasil yang diperoleh.

Dengan membuat slide terstruktur seperti ini, saat anda menyampaikan presentasi, ide keseluruhan/outline dengan sendirinya akan dijelaskan pada awal dari slide presentasi. Misalnya “Pada metode ini ada tiga karakteristik yang penting. Ketiga hal tsb. masing-masing A, B dan C. Penjelasan selengkapnya dari ketiga karakteristik tersebut adalah sebagai berikut. …… “.

Point 3 : Pada akhir presentasi, sangat dianjurkan untuk mengulas kembali point-point penting yang dipresentasikan

Pada slide terakhir, sangat dianjurkan untuk mengulas kembali bagian-bagian penting yang perlu “digarisbawahi”. Anda dapat mengawalinya dengan kalimat sbb. “Demikian telah kami jelaskan penelitian mengenai W. Sebelum menutup presentasi ini, kami ingin mengulang kembali beberapa hal dan temuan penting dalam penelitian ini”. Untuk menjelaskan per point, anda dapat memakai kalimat misalnya sbb. “Pada studi ini, ada tiga temuan penting, yaitu X, Y dan Z.” Diikuti dengan menjelaskan masing-masing X, Y dan Z. Pemakaian kata “tiga” pada kalimat di atas, yang menunjukkan “banyaknya point” akan sangat membantu pendengar untuk memahami dan mengingat hal-hal yang akan disampaikan.

Dalam penyampaian tsb., anda perlu memikirkan cara pengungkapan yang paling jitu, dan paling berkesan (chikara wo ireta hanashi-kata), akan tetapi tidak jangan sampai terkesan tergesa-gesa. Fikirkan dengan sebaik-baiknya point-point penting mana yang akan anda sampaikan.
- Misalnya tujuan presentasi tsb. adalah menjelaskan suatu metode, maka point
yang penting untuk diulang adalah segi : keunggulan dan originality.
- Misalnya anda ingin menyampaikan hasil yang menarik dari suatu eksperimen,
maka anda dapat mengulang angka-angka yang mendukung hasil akhir
eksperimen tsb. seperti misalnya recognition rate, error-rate.

Yang manapun yang akan anda sampaikan, anda harus membuat alur cerita yang logis, dengan menyampaikan data yang dapat meyakinkan pendengar. Data seperti ini janganlah ditampilkan secara tiba-tiba pada slide yang terakhir, melainkan harus disampaikan pada tengah alur presentasi.

Penyampaian pada slide terakhir harus bersifat hanya sebagai ulangan. Kalau pada slide terakhir tersebut anda justru menampilkan hasil eksperimen yang sama sekali baru dan belum pernah diperkenalkan pada slide sebelumnya, justru akan berakibat membingungkan pendengar dalam menangkap bagian penting presentasi anda.

Point 4 : Pemakaian demonstrasi eksperimen merupakan hal yang menarik. Siapkan beberapa alternatif yang akan didemonstrasikan pada pendengar.

Catatan : tulisan ini dibuat untuk Hasegawa Laboratory, yang salah satu penelitiannya adalah virtual reality (VR). Jadi yang dimaksud “demonstrasi” di sini adalah memperlihatkan cara kerja software yang telah dibuat tentang tema-tema VR, simulasi virtual endoscopy, dsb. Bisa juga demonstrasi dalam bentuk peragaan alat yang telah dibuat dsb.

Anda dianjurkan agar dalam presentasi (di tengah atau akhir) dapat menyajikan demonstrasi software atau menunjukkan cara kerja alat yang telah dibuat. Demonstrasi yang memakai animasi, moving picture, akan memberikan sentuhan tersendiri yang efektif bagi peningkatan kualitas presentasi. Hal ini akan membuat pendengar lebih yakin atas hasil eksperimen yang telah anda jelaskan.

Jika tujuan presentasi adalah untuk memberikan impresi pada metode, pada bagian demonstrasi, tunjukkan contoh hasil yang memberikan impact kuat atas hasil eksperimen. Jangan lupa, sebelumnya anda perlu jelaskan secara lisan kepada pendengar, bahwa anda akan memperlihatkan sebuah demonstrasi. Hal ini penting karena akan membuat perhatian pendengar terfokus pada demo yang akan anda perlihatkan.

Biasanya cukup 1 jenis demonstrasi saja yang diperlihatkan. Akan tetapi, untuk mengantisipasi terjadinya kegagalan, sebaiknya disiapkan beberapa jenis demonstrasi yang memiliki karakteristik berlainan, sekitar 2 sampai 4. Dengan demikian anda memiliki kesempatan memilih jenis demonstrasi mana yang akan anda sampaikan dengan memperhatikan reaksi pendengar, dan juga ada cadangan sekiranya salah satu dari demonstrasi tersebut gagal. Jika anda masih punya cukup waktu, tentu saja anda dapat memperlihatkan semua demonstrasi yang telah disiapkan.

Agar anda tidak lupa timing untuk memperlihatkan demonstrasi tersebut, bisa juga disiapkan 1 slide dengan tulisan sederhana “video”, sekedar untuk mengingatkan anda bahwa saat tsb. waktunya untuk menampilkan video (atau demonstrasi software) kepada pendengar.

Point 5: Perhatikan pengaturan waktu/scheduling dalam menyampaikan presentasi. Jika presentasi terasa berjalan lambat, anda perlu untuk meringkas materi yang disajikan.

Biasanya waktu untuk presentasi dibatasi, sehingga untuk menyampaikan materi penelitian, anda perlu memperhatikan pembagian waktu untuk tiap slide. Terutama sekali presentasi di seminar, conference maupun interview pekerjaan, bila presentasi anda melewati batas waktu yang ditetapkan akan berakibat kurang baik pada penilaian.

Jadi, rancanglah pembagian waktu untuk tiap hal yang akan disampaikan. Jika presentasi ternyata berjalan terlambat dari semestinya, ringkaslah bagian-bagian yang dapat diringkas, sehingga presentasi dapat berakhir sesuai pada waktu yang direncanakan. Untuk hal ini, saat anda membuat persiapan presentasi, urutkan prioritas hal yang tertulis pada slide, sedemikian hingga bagian atas pada suatu slide berisi hal yagn paling penting, semakin ke bawah prioritasnya lebih rendah daripada yang di atas. Hal ini akan membantu anda saat harus melewati bagian-bagian yang tidak penting, yaitu yang berada di bagian bawah, agar presentasi selesai tepat waktu.

Hal penting yang tidak boleh dilupakan adalah anda harus memperhitungkan terlebih dahulu, waktu untuk memperlihatkan demonstrasi dan waktu untuk tanya jawab.

t = total waktu yang diberikan pada anda
- waktu untuk tanya jawab
- waktu untuk demonstrasi

Hasil pengurangan tsb. adalah t, yaitu sisa waktu yang anda pergunakan untuk menyiapkan slide presentasi. Dari slide presentasi tsb. anda bagi ke dalam beberapa blok, dan alokasikan waktu t tersebut ke dalam tiap blok. Jika anda tidak dapat memperkirakan jatah waktu tiap blok, maka cobalah untuk presentasi sambil mengukur waktu untuk tiap blok. Dengan demikian anda akan dapat memperkirakan, berapa waktu yang diperlukan untuk masing-masing blok, dan seterusnya aturlah sebagaimana dijelaskan di atas.

Selanjutnya, jika hal di atas terjadi dan anda harus men-skip slide, sampaikan pada audience, misalnya “Karena keterbatasan waktu, rencana presentasi ini
sedikit saya ubah….”. (少し予定を変更して…). Hal ini memberikan kesan yang jauh lebih baik daripada anda diam saja saat melewati topik-topik tertentu dalam pembicaraan.

Point 6: Perlunya berlatih presentasi di depan teman/kolega

Jika seseorang belum terbiasa melakukan presentasi, dan tiba-tiba diharuskan memberikan presentasi pada seminar atau forum resmi, seringkali ybs. gagal dikarenakan kata-kata macet di tengah-tengah, atau penjelasan yang diberikan ternyata salah. Jika penampilan anda seperti ini, bagaimana pun bagusnya materi yang akan disajikan, kegagalan tsb. akan membuat pihak pendengar presentasi anda menjadi kurang percaya dan sulit untuk menerima argumen anda.

Untuk menghindari kegagalan ini, tidak ada jalan lain kecuali berlatih presentasi berulang kali. Ajaklah teman anda di lab. sebagai sparring partner. Mintalah agar dia bersedia menjadi pendengar, dan berlatihlah seolah-olah anda berada pada situasi formal yang sebenarnya. Sebaiknya teman yang dipilih adalah orang yang terbiasa melakukan presentasi. Dengan demikian, dia cukup berpengalaman untuk dapat melihat sisi-sisi lemah yang perlu dikoreksi, maupun memberikan masukan bagi presentasi anda.

Lakukan latihan ini berulang-ulang sampai teman anda tidak dapat menemukan kelemahannya. Jika anda belum terbiasa melakukan presentasi, sekurang-kurangnya anda harus berlatih tiga kali. Perbaikilah slide anda jika ada kritikan terhadap urutan slide maupun kekuranglengkapan lay out presentasi. Usahakan agar anda dapat merekam latihan presentasi tsb., agar anda dapat meneliti kembali hal-hal mana yang perlu dikoreksi. Karena latihan seperti ini karena makan waktu beberapa hari, maka sebaiknya anda mulai berlatih sejak 3 minggu sebelum hari-H.

Salah satu manfaat berlatih presentasi di depan orang ini adalah meningkatkan rasa keberanian dan percaya diri anda. Tidak ada obat untuk menumbuhkan keberanian dan rasa percaya diri selain membiasakan diri berbicara dan berpendapat di depan umum.

Point 7 : Cek lah projector sebelum melakukan presentasi

Tidak ada artinya jerih payah anda menyiapkan slide atau demo software, jika anda tidak dapat mempresentasikannya pada hari H. Jangan sampai presentasi anda gagal hanya gara-gara alat tidak dapat bekerja dengan baik. Untuk menghindari kegagalan semacam ini, sebelum presentasi, periksalah apakah alat-alat tersebut dapat bekerja sebagaimana yang diharapkan.

Jika untuk presentasi tersebut, anda harus meminjam projector, periksalah spesifikasi dan cara instalasinya. Selanjutnya, datanglah lebih awal daripada jadwal presentasi, dan periksalah sekali lagi apakah alat tersebut bekerja dengan benar. Ini untuk mengantisipasi, bila terdapat kerusakan, anda masih memiliki waktu untuk memperbaiki atau mencari alternatif solusi yang lain.

Saat anda men-set tampilan proyektor, sebaiknya jangan memakai slide-slide yang akan dipresentasikan. Disarankan untuk menyiapkan beberapa slide yang berfungsi sebagai “test-pattern” di halaman-halaman awal file presentasi anda.
Tips-tips dalam presentasi penelitian adalah catatan Prof.Hasegawa (Chukyo Univ) disampaikan ke anggota lab. Rangkuman tsb. bersumber dari artikel di Bio Nikkei business bulan November 2001, dan dimodifikasi berdasarkan pengalaman beliau sebagai peneliti di bidang medical imaging.

Tips Cara Membuat Slide Presentasi yang Baik

Pernahkah anda merasakan kebingungan saat akan presentasi? Beberapa orang pasti pernah merasakan ini. Presentasi ini bisa dalam segala bidang, baik presentasi hasil pekerjaan, sidang tugas akhir, atau marketing. Berdasarkan hasil dari penelitian, presentasi yang paling sulit adalah presentasi untuk seorang marketing. Mengapa? Salah satu alasannya adalah karena seorang marketing harus bisa membuat calon client tertarik untuk membeli produk perusahaan. Disamping itu, marketing akan mendapat bonus yang cukup besar jika memang berhasil produk tersebut terjual dengan target yang ditentukan oleh perusahaan tersebut.


Lalu, apa gunanya presentasi? Ya, pertanyaan ini terkadang muncul dibenak seorang marketing yang masih awam. Presentasi ini penting karena dalam menjual produk perusahaan kita tidak mungkin menjual hanya berbicara dengan selembar kertas, katalog, atau mungkin tidak membawa sama sekali alias hanya berbicara. Calon klien kita butuh bukti bukan janji atau kata-kata. Untuk itu membuat slide untuk presentasi di depan calon client itu memang penting.

Tahapan untuk membuat slide presentasi dengan baik, yaitu :

  1. Judul
    Judul ini berisi nama perusahaan kita. Berilah jenis huruf yang menarik. Kalau perlu, ikuti huruf dari corporate perusahaan anda. Sebagai dasar bahwa itu benar-benar perusahaan anda.
  2. Tentang Perusahaan
    Halaman ini bertujuan untuk memberikan informasi sekilas tentang sejarah perusahaan anda. Kapan berdiri, awal berdirinya bagaimana, dll. Tapi ingat, tidak perlu sampai ber-slide-slide. Karena ini hanya sebagai pengantar kepada calon client anda bahwa perusahaan anda memang jelas.
  3. Pelayanan (Services)
    Slide yang satu ini juga tidak boleh kita lupakan. Karena jika memang perusahaan kita mempunyai pelayanan yang berbeda dari perusahaan, kenapa harus dilewati. Jadi usahakan pelayanan yang diberikan oleh perusahaan anda benar-benar terbukti dan bukan bohong.
  4. Produk
    Di sini lah baru anda berikan produk-produk apa saja yang dijual oleh perusahaan anda. Mulai dari harga yang termurah sampai yang termahal. Jangan takut mempresentasikannya, karena bisa saja calon client anda yang awalnya memilih produk yang murah, justru akan berpindah dengan yang mahal. Karena melihat spesifikasi yang memuaskan bagi mereka.
  5. Client
    Jika perusahaan telah berdiri cukup lama, pasti sudah mempunyai beberapa client dari yang biasa saja sampai yang besar. Berikan list client anda, jika perlu berikan juga produk apa yang dibeli oleh client anda. Sehingga membuat calon client anda semakin percaya.

Slide presentasi yang dijelaskan diatas adalah inti dari presentasi dan harus anda masukkan dalam presentasi yang anda buat. Karena itu bisa menentukan apakah perusahaan anda layak dipilih calon client tersebut. Kalau memang ada yang dirasa perlu dan ingin ditambahkan, silahkan saja. Intinya, jangan terlalu lama untuk melakukan presentasi. Interaksi lah kepada calon client anda. Agar suasana meeting tersebut tidak terlalu kaku dan Jenuh. Satu lagi, gunakan kata-kata yang baik dalam membuat presentasi.


http://proweb.co.id

Rabu, 03 November 2010

Harga Desain Presentasi





Untuk Informasi Hubungi :

arif _jic@yahoo.co.id YM : arif_jic

Arif | Hp. 085880878417 |