Contoh Presentasi

KreasiPresentasi

Cara Presentasi

Kreasi Presentasi

Slide Presentasi

Kreasi Presentasi

Presentasi Power Point

Kreasi Presentasi

Buat Presentasi

Kreasi Presentasi

Photobucket

Tampilkan postingan dengan label Audiens. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Audiens. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Desember 2012

PowerPoint 2010: Mengubah Presentasi Menjadi Video

Jika pada tulisan sebelumnya (PowerPoint 2010: Mengubah ke video?) disana kami hanya memberikan info-info dan beberapa tips yang perlu diingat saat merekam presentasi anda sebagai video. Pada kesempatan ini, kami akan menunjukkan cara-cara atau  langkah-langkah dalam mengubah suatu presentasi menjadi video serta  memberikan penjelasan dari langkah-langkah tersebut. Mengubah presentasi menjadi video ini juga merupakan salah satu fitur baru yang dimiliki oleh program presentasi Ms powerpoint 2010.Langkah-langkahnya tidak terlalu rumit, berikut akan dijelaskan langkah demi langkahnya:
  1. Yang pertama tentu saja membuat presentasi Anda terlebih dahulu.  Anda dapat merekam narasi waktu pada slide show dan mengubah mouse menjadi laser pointer. Atau anda dapat membuka presentasi yang telah dibuat.
  2. Pada tab menu File , klik Save & Send. Dalam kelompok File Types, pilih dan klik Create 
  3. a Video.video1 PowerPoint 2010: Mengubah Presentasi Menjadi Video
  4. Untuk menampilkan semua pilihan kualitas video dan ukuran video, di bawah Create a Video, klik tanda panah kebawah pada Computer & HD. Saran kami, mungkin Anda belum tahu perbedaan antara pilihan-pilihan ini, jadi Anda harus menguji untuk melihat pilihan mana yang memenuhi kebutuhan Anda.
    • Untuk membuat video dengan kualitas yang sangat tinggi, dan ukuran file besar, klik Computer & HD Displays.
    • Untuk membuat video dengan ukuran file moderat dan kualitas menengah, klik Internet & DVD.
    • Untuk membuat video dengan ukuran file terkecil, dan kualitas rendah, klik Portable Devices.
  5. Klik tanda panah kebawah pada Don’t Use Recorded Timings and Narrations  dan kemudian, lakukan salah satu berikut ini:
    • Jika Anda tidak merekam dan waktu narasi suara dan gerakan laser pointer, klik Don’t Use Recorded Timings and Narration. Waktu standar yang digunakan untuk menghabiskan setiap slide diatur dalam 5 detik. Untuk mengubah itu, di sebelah kanan Seconds to spend on each slide, klik  panah keatas untuk menambah atau klik panah kebawah untuk mengurangi detik-nya.
    • Jika Anda merekam dan waktu narasi dan gerakan laser pointer, klik Use Recorded Timings and Narrations.video2 PowerPoint 2010: Mengubah Presentasi Menjadi Video
  6. Setelah itu, klik Create Video.
  7. Pada kotak nama File, masukkan/beri nama file untuk video, browsing untuk folder yang akan berisi file ini, kemudian klik Save. Anda dapat melihat/melacak kemajuan (proses) pembuatan video atau pengubahan presentasi ke video itu dengan melihat status bar di bagian bawah layar Anda. Proses pembuatan video dapat memakan waktu hingga beberapa jam tergantung pada panjang video dan kompleksitas presentasi. Untuk video yang lebih lama, Anda dapat mengaturnya sehingga dibuat semalaman dan akan siap untuk keesokan harinya.
  8. Untuk memainkan (play) video yang baru Anda buat itu, masuk ke lokasi folder dimana kamu menyimpan video itu, dan kemudian klik 2 kali pada file tersebut. Selamat mencoba.    
    http://id.4presentation.net/

Sabtu, 14 Juli 2012

Mengapa Perlu Mengenal Audiens Presentasi

Group of businesspeople on a seminar.
Siapa saja audiens Anda?
Presentasi dibuat untuk ditampilkan di hadapan audiens. Audiens yang tertentu. Mereka spesifik dan berbeda-beda pada setiap presentasi.
Mengenali siapa audiens Anda – yaitu orang-orang yang akan datang untuk melihat dan mendengarkan Anda – akan membantu kita memahami bagaimana mereka mencerna informasi, dan apa yang ingin mereka dengar dari sebuah presentasi. Keuntungannya? Anda bisa melakukan penyesuaian agar presentasi Anda mampu mempengaruhi audiens dengan efektif.
Jika kita melihat 3 komponen yang saling terkait dalam sebuah presentasi, salah satu kunci penting presentasi adalah audiens. Anda tampil memberikan presentasi dan menciptakan sebuah proses komunikasi, adalah untuk mereka.

Mengenal Audiens Sangat Penting

Tak kenal maka tak sayang, kata orang. Bagaimana memahami dan memberikan apa yang audiens inginkan jika Anda tak mengenal siapa mereka? Ketika Anda tidak tahu sudut pandang apa yang mereka gunakan ketika mendengarkan Anda, proses komunikasi tidak akan terjalin.
Anda kesulitan untuk menyambungkan diri dengan mereka, dan mereka kesulitan untuk memahami Anda.
Ini berujung pada frustrasi: Anda frustrasi karena tidak bisa membuat mereka mengerti, dan mereka pun frustrasi karena kesulitan memahami Anda.
Sebaliknya jika Anda mengenal audiens dengan baik. Presentasi yang Anda bawakan menjadi mudah, karena Anda tahu betul apa yang mereka inginkan. Anda dapat menentukan mana informasi yang harus disampaikan dan mana yang tidak perlu. Meyakinkan audiens pun menjadi jauh lebih mudah, karena Anda mengerti faktor apa yang mempengaruhi mereka dalam mengambil tindakan.
Mengenal audiens bukan sebatas mengetahui bahwa mereka adalah atasan Anda, rekan kerja, mahasiswa, atau masyarakat umum. Mengenal audiens mencakup mengenal nama, posisi mereka dalam organisasi, keputusan apa yang biasa mereka ambil, dan apa yang mereka butuhkan dari presentasi Anda. Tak kalah penting, mengapa mereka datang untuk menyaksikan presentasi Anda.
Kenali audiens. Inilah yang membedakan seorang presenter hebat dari sekumpulan para pelaku presentasi yang biasa saja.
Seorang presenter hebat akan terlebih dahulu berusaha mengenali kepada siapa mereka berbicara, kemudian menyesuaikan isi pembicaraan agar relevan dan efektif.
Para presenter biasa tidak merasa penting untuk mencari tahu siapa audiensnya. Mereka hanya akan memberikan presentasi yang sama kepada berbagai audiens yang berbeda.
Setiap komunikasi bersifat unik. Komunikasi sangat tergantung kepada siapa Anda menyampaikannya dan dalam situasi bagaimana komunikasi itu disampaikan. Presentasi, adalah sebuah komunikasi.

Siapa Audiens Presentasi Anda?

Sebelum mulai mempersiapkan presentasi, cari tahu siapa saja yang akan hadir dalam presentasi Anda. Semakin lengkap informasi yang Anda punya, Anda akan semakin siap berlaga di medan pertempuran presentasi.
Dalam The Art of War, Sun Tzu mengatakan, “Siapa yang mengenal pihak lawan dan mengenal dirinya sendiri, tidak akan terkalahkan dalam seratus pertempuran. Siapa yang tidak mengenal pihak lawan namun mengenal dirinya sendiri, punya peluang seimbang untuk menang atau kalah. Siapa yang tidak mengenal pihak lawan dan tidak mengenal dirinya sendiri, akan kalah dalam setiap pertempuran.”
Singkatnya, Sun Tzu mengatakan: “Yang mengenali dirinya, mengenali lawannya dan mengenali medan tempurnya, akan memenangkan setiap pertempuran.”
Sebuah presentasi adalah medan tempur komunikasi. Anda ingin pesan yang Anda sampaikan diterima sebaik mungkin oleh audiens.
Karena itu, kenali kekuatan diri Anda sebagai presenter, kenali lawan Anda (audiens serta apa yang mereka harapkan), dan kenali medan pertempuran (media komunikasi, tempat presentasi, dan pendekatan khusus yang mungkin Anda perlukan). Maka Anda akan memenangkan setiap presentasi.

Apa Saja Yang Perlu Anda Ketahui Dari Audiens?

Berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui dari audiens:
  • Siapa nama audiens yang akan hadir?
  • Apa posisi mereka dalam organisasi?
  • Apa latar belakang pendidikan, atau pekerjaan mereka?
  • Sejauh mana tingkat pengetahuan mereka terhadap topik yang akan Anda sampaikan?
  • Bagaimana gaya belajar mereka?
  • Apa yang mereka suka untuk didengar, dan apa yang tidak mereka suka?
  • Apa tujuan mereka mendengarkan presentasi Anda?
  • Mengapa mereka perlu mendengarkan Anda?

Jadi jangan pernah lupa setiap kali hendak mempersiapkan presentasi, kenali dulu kepada siapa Anda akan menyampaikannya. Dengan demikian Anda bisa menyesuaikan komunikasi yang paling tepat buat mereka.



http://www.presentasi.net/